<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="0.92">
<channel>
	<title>Perhimpunan Rakyat Pekerja</title>
	<link>http://www.prp-indonesia.org</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Thu, 23 Feb 2012 09:27:23 +0000</lastBuildDate>
	<docs>http://backend.userland.com/rss092</docs>
	<language>en</language>
	<!-- generator="WordPress/3.2.1" -->

	<item>
		<title>Minyak Bumi dan Imperialisme Amerika Serikat</title>
		<description><![CDATA[Minyak bumi adalah salah satu sumber energi utama manusia saat ini. Karenanya, siapa yang mengontrol cadangan minyak bumi terbesar, dia secara relatif mengontrol dunia. Sementara itu, konsumen minyak bumi terbesar di dunia adalah Amerika Serikat. Pada tahun 1960-an, Amerika sudah tidak mampu memproduksi minyak bumi sendiri untuk memenuhi konsumsi dalam negerinya, sehingga ia mulai mengimpor minyak bumi dari negara-negara lain. ]]></description>
		<link>http://www.prp-indonesia.org/2012/minyak-bumi-dan-imperialisme-amerika-serikat</link>
			</item>
	<item>
		<title>Teori Nilai-Kerja Karl Marx</title>
		<description><![CDATA[Teori nilai adalah pokok kunci dalam sejarah panjang perdebatan ekonomi-politik Marxian. Persoalan ini sudah diperdebatkan bahkan sejak terbitnya buku Kapital jilid I oleh kritikus seperti Adolph Wagner. Terbitnya Kapital jilid III juga memicu perdebatan lebih lanjut tentang teori nilai Marx yang diawali dengan kritik Eugen von Böhm-Bawek. Tulisan ini hendak mengkaji posisi Marx berkenaan dengan teori nilai-kerja, mulai dari asumsi dasar yang digunakan Marx hingga pembuktiannya atas aktualitas teori tersebut.]]></description>
		<link>http://www.prp-indonesia.org/2012/teori-nilai-kerja-karl-marx</link>
			</item>
	<item>
		<title>Usut Keterlibatan Aparat Negara yang Membangun FPI sebagai Alat Teror Kebebasan Masyarakat Sipil!</title>
		<description><![CDATA[Tanggal 14 Februari yang lalu, beberapa warga yang jengah terhadap aksi kekerasan yang selama ini dipraktikkan oleh FPI (Front Pembela Islam), melakukan aksi damai dengan tema Gerakan Tanpa FPI untuk menuntut pemerintah agar membubarkan organisasi FPI. Aksi ini sendiri ditengarai muncul karena beberapa hari sebelumnya terjadi penolakan dari komunitas masyarakat Dayak...]]></description>
		<link>http://www.prp-indonesia.org/2012/usut-keterlibatan-aparat-negara-yang-membangun-fpi-sebagai-alat-teror-kebebasan-masyarakat-sipil</link>
			</item>
	<item>
		<title>Setgab dan Kartel Politik / Politik Kartel di Indonesia</title>
		<description><![CDATA[Usai dilaksanakannya Pemilu 2004 dan 2009, banyak yang menilai bahwa situasi politik Indonesia kian menampakkan kemajuan. Presiden-Wapres sudah terpilih, pemilu tidak disertai dengan kekerasan, situasi pasar saham tidak terganggu, dan roda kehidupan masyarakat tetap berlangsung ’normal ’ seperti biasa.... Mengapa pada masa kampanye, wacana yang melayang di atmosfir politik Indonesia tidak diisi oleh suatu debat ideologis yang berkualitas?]]></description>
		<link>http://www.prp-indonesia.org/2012/setgab-dan-kartel-politik-politik-kartel-di-indonesia</link>
			</item>
	<item>
		<title>Penuhi Hak-Hak Buruh PT Wakatobi Resort!</title>
		<description><![CDATA[Kami buruh PT.Wakatobi Resort yang tergabung dalam <strong>Serikat Perjuangan Buruh Indonesia PT.Wakatobi Resort (SPBI PT.WR)</strong> kali ini menggelar <strong>Aksi Mogok Kerja</strong> karena sejumlah hak-hak kami tidak diberikan oleh management PT.Wakatobi Resort. Hak-hak normative kami yang tidak dipenuhi oleh PT.Wakatobi diantaranya adalah Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek), Upah Lembur, Cuty Haid.]]></description>
		<link>http://www.prp-indonesia.org/2012/penuhi-hak-hak-buruh-pt-wakatobi-resort</link>
			</item>
	<item>
		<title>Mendukung Keputusan Mahkamah Konstitusi untuk Menolak Outsourcing!</title>
		<description><![CDATA[Pada tanggal 17 Januari 2011, Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan aturan untuk buruh kontrak (<i>outsourcing</i>) dalam UU No 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan bertentangan dengan UUD 1945 dan tidak memiliki kekuatan hukum mengikat. Keputusan tersebut tentu saja akan disambut dengan sukacita oleh seluruh buruh di Indonesia, yang selama ini dijajah dengan sistem kerja kontrak/<i>outsourcing</i>.]]></description>
		<link>http://www.prp-indonesia.org/2012/mendukung-keputusan-mahkamah-konstitusi-untuk-menolak-outsourcing</link>
			</item>
	<item>
		<title>Solidaritas Atas Perlawanan Rakyat Pekerja Terhadap PT INCO</title>
		<description><![CDATA[Akhir-akhir ini perlawanan rakyat terhadap keberadaan perusahaan-perusahaan tambang dan perkebunan di Indonesia, yang kenyataannya malah menyengsarakan dan memiskinkan rakyat pekerja di Indonesia, mulai menyeruak ke permukaan. Perlawanan yang dilakukan di Papua, Mesuji, dan Bima merupakan bentuk kekecewaan rakyat pekerja terhadap keberadaan perusahaan-perusahaan tersebut yang hanya...]]></description>
		<link>http://www.prp-indonesia.org/2012/dukungan-solidaritas-atas-perlawanan-rakyat-pekerja-terhadap-pt-inco</link>
			</item>
	<item>
		<title>Hentikan Tindakan Brutal Rezim Neoliberal Terhadap Rakyat Pekerja di Indonesia!</title>
		<description><![CDATA[Masih segar ingatan kita bagaimana kasus kekerasan yang menyelemuti sengketa lahan di Mesuji, kita pun kemudian dikagetkan dengan kasus penembakan dan tindakan kekerasan yang dilakukan aparat kepolisian terhadap rakyat di Bima. Lagi-lagi rakyat harus berhadapan dengan aparat keamanan yang melindungi para pemilik modal. Dengan demikian jelaslah, perlindungan terhadap para pemilik modal tersebut...]]></description>
		<link>http://www.prp-indonesia.org/2011/hentikan-tindakan-brutal-rezim-neoliberal-terhadap-rakyat-pekerja-di-indonesia</link>
			</item>
	<item>
		<title>Tingkatkan Persatuan Progresif untuk Reorganisasi Produksi</title>
		<description><![CDATA[Apa yang kita rasakan sebagai rakyat pekerja saat ini? Adalah keluhan massal. Tentang tingginya biaya untuk membeli pangan, energi, air, pendidikan, kesehatan, transportasi/otomotif, telekomunikasi, dan lain-lain. Hal tersebut masih ditambah oleh biaya untuk perumahan, baik sewa maupun kredit pemilikan. Jadi, apabila rakyat pekerja mengeluh, bukanlah karena kulturnya yang acapkali di-<i>stigma</i> “malas bekerja, rendah kualitas, dan gemar mengeluh”.]]></description>
		<link>http://www.prp-indonesia.org/2011/tingkatkan-persatuan-progresif-untuk-reorganisasi-produksi</link>
			</item>
	<item>
		<title>&#8216;Negara Memandang Hutan Sebagai Tumpukan Uang&#8217;</title>
		<description><![CDATA[Pada 26 Mei 2010, Indonesia dan Norwegia menandatangani Letter of Intent (LoI) tentang "Kerjasama pengurangan emisi gas rumah kaca dari deforestasi dan degradasi hutan." LoI ini sempat menuai protes dari sebagian kalangan, karena dianggap akan merugikan ekonomi Indonesia dan sarat dengan kepentingan asing. Berikut wawancara kami dengan Andri G. Wibisana, pengajar hukum lingkungan di Fakultas Hukum UI yang juga menjadi Ketua Paguyuban Pekerja UI.]]></description>
		<link>http://www.prp-indonesia.org/2011/negara-memandang-hutan-sebagai-tumpukan-uang</link>
			</item>
</channel>
</rss>

