Bela Negara: Instrumen Pemukul Rakyat Pekerja

Mendengar kata Wajib Militer, membuat saya teringat akan pelatihan Wamil para selebritis Korea Selatan di negaranya. Salah satu pembenarannya adalah saat ini, Korea Selatan dalam kondisi berperang dengan Korea Utara. Padahal kalau benar-benar niat, kenapa kedua Korea tersebut tidak membuat perjanjian damai saja, bukankah ada kalimat “Damai itu Indah”? Setidaknya orang-orang tidak perlu mengungsi ketakutan akibat perang...
fabric

Banjir di Bahodopi Akibat Keserakahan Korporasi Tambang

Banjir Bandang kembali melanda Desa Bahomakmur dan Desa Bahodopi Kecamatan Bahodopi Kabupaten Morowali pada Senin dini hari 8 Juni 2015. Hujan deras yang terus mengguyur Kecamatan Bahodopi sehingga menjelang siang hari air mencapai ketinggian 2 meter. Banjir bandang ini telah mengakibatkan ratusan rumah warga Desa Bahomakmur dan Desa Bahodopi terendam banjir sehingga...

UU Pendidikan Tinggi Legalkan Komersialisasi dan Privatisasi Pendidikan

Jakarta (20/2). Sekitar 50 mahasiswa yang tergabung dalam BEM UI melakukan aksi dengan menghadiri sidang Judicial Review (JR) UU Pendidikan Tinggi (UU PT) di Mahkamah Konstitusi pagi tadi pukul 11.00 WIB. Korlap aksi, Yudhi, menyatakan bahwa aksi kali ini ditujukan untuk mendukung JR mahasiswa Universitas Andalas atas UU PT. Menurut Agnia dan Nana, dua mahasiswi UI yg mengikuti aksi ini, UU PT merupakan UU yang...

Kenaikan Upah Minimum 50% Itu Rasional

Saat ini, kaum buruh sedang melakukan perjuangan menuntut kenaikan upah minimum 2014 sebesar 50% dan Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta Rp3,7 juta. Para pengusaha pun menentang tuntutan kenaikan upah tersebut. Salah satu alasan mereka, tuntutan kenaikan upah 50% itu tidak rasional dan bisa menyebabkan PHK. Krisis mata uang Rupiah yang saat ini sedang melanda Indonesia pun dijadikan alasan. Muncul wacana yang mencitrakan buruh sebagai...

Tolak Penundaan Penetapan Hasil Pilpres! Hentikan Intimidasi Kubu Prabowo Terhadap KPU!

Usulan atau tuntutan dari kubu pasangan Prabowo Subiyanto-Hatta Rajasa agar Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU-RI) menunda penetapan hasil rekapitulasi nasional Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres), menuai berbagai kritik. Kubu Prabowo-Hatta dinilai semakin tidak konsisten dan tidak siap menerima hasil Pilpres. Usulan tersebut juga tidak konsisten dengan klaim...
marsinah

Marsinah, Nurtin Waminu dan Kekerasan Korporasi

Tentunya kita semua tahu istilah May Day, setiap kali memasuki bulan Mei istilah “May Day” kerap kali menjadi simbol aksi massa, tagline di facebook atau bahkan menjadi istilah Meme di kalangan kelas menengah perkotaan. Mulai dari hari buruh sedunia, hari kenaikan Isa Almasih sampai hari jatuhnya rezim orde baru ada di bulan Mei. Dari sekian banyak momentum bersejarah itu, ada satu momentum bersejarah bagi rakyat Indonesia...

Mogok Nasional: Beberapa Mitos Terkait Mogok Kerja

Semakin serius buruh Indonesia mempersiapkan aksi mogok nasional, semakin gencar perlawanan dilakukan. Pendapat negatif terkait mogok kerja pun terus berhamburan. Padahal, mereka belum sepenuhnya memahami substansi dari mengapa mogok kerja itu dilakukan. Lepas dari semua itu, ada beberapa mitos yang terus bergelayut berkenaan dengan mogok kerja. Kali ini saya mencoba untuk menjawab beberapa mitos tersebut, agar semakin jelas dan terang, jika mogok...

Klarifikasi Terhadap Pernyataan Sikap SPRI Lampung

PERNYATAAN SIKAP DPN SPRI No: B/07/SP/DPN-SPRI/VI-2019 KLARIFIKASI TERHADAP PERNYATAAN SIKAP SPRI LAMPUNG ! Pada tanggal, 14 Juni 2019, DPW SPRI Lampung menggelar Konferensi Pers dan menyatakan sikap...

Buruh Indonesia Wajib Menang Lewat Mogok Nasional

Pada Rabu mendatang, 3 Oktober 2012, kaum buruh Indonesia akan mulai melakukan Mogok Nasional. Di antara organisasi buruh yang mempelopori pemogokan ini adalah Majelis Buruh Pekerja Indonesia (MPBI). Dalam siaran persnya tertanggal 27 September 2012, mereka memiliki tiga tuntutan umum, yakni penghapusan outsourcing, penolakan upah murah dan pelaksanaan jaminan kesehatan untuk seluruh rakyat Indonesia. Berikut wawancara terpisah...

Ekonomi Politik PHK Massal dan Respon Rakyat Pekerja

Pada Selasa, 1 Maret 2016, Partai Rakyat Pekerja (PRP) menggelar diskusi publik dengan tema `Ekonomi Politik PHK Massal dan Respon Gerakan Politik Rakyat Pekerja` di Majelis Perdatam, Pancoran, Jakarta Selatan. Dua pembicara dalam diskusi itu adalah Iswan Abdullah selaku Wakil Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Abu Mufakhir selaku peneliti Lembaga Informasi Perburuhan Sedane (LIPS), dengan dimoderatori oleh...