waktu kerja dan waktu luang

Waktu Kerja vs Waktu Luang

Pada bulan Mei Rakyat Indonesia merayakan sejumlah hari peringatan di antaranya adalah Mayday 1 Mei, Hari Pendidikan 2 Mei, Hari Perjuangan Buruh Perempuan 8 Mei, dan Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei. Dua di antara hari peringatan itu terkait dengan perlawanan buruh sedangkan dua lainnya terkait dengan pendidikan. Kedua hal tersebut saling berhubungan. Buruh bekerja di bawah eksploitasi kapitalisme. Nilai kerjanya diukur dalam satuan waktu: waktu kerja. Berlawanan dengan itu, waktu luang adalah waktu di mana buruh...
buruh perempuan

Kerja Perempuan dari Perspektif Teori Nilai Kerja: Suatu Kajian Teoritis

Hubungan kelas proletariat dan perempuan sangat erat, setidak-setidaknya demikianlah yang dinyatakan oleh Karl Marx dalam karyanya Kapital, Jilid I. Marx lah yang mengatakan bahwa ketika revolusi industri pertama kali dilansir di Inggris pada abad ke-19, perempuan (dan anak) adalah target pertama kapitalis untuk dijadikan operator-operator mesin. Dan sampai sekarang hal ini masih berlangsung!
nilai-kerja

Teori Nilai-Kerja Karl Marx

Teori nilai adalah pokok kunci dalam sejarah panjang perdebatan ekonomi-politik Marxian. Persoalan ini sudah diperdebatkan bahkan sejak terbitnya buku Kapital jilid I oleh kritikus seperti Adolph Wagner. Terbitnya Kapital jilid III juga memicu perdebatan lebih lanjut tentang teori nilai Marx yang diawali dengan kritik Eugen von Böhm-Bawek. Tulisan ini hendak mengkaji posisi Marx berkenaan dengan teori nilai-kerja, mulai dari asumsi dasar yang digunakan Marx hingga pembuktiannya atas aktualitas teori tersebut.
framentasi gerakan

Pengantar Sejarah Teori Krisis

Makalah ini adalah tentang sejarah teori krisis. Secara umum, istilah "krisis" seperti yang digunakan di sini, merujuk kepada serangkaian kegagalan yang bersifat umum dalam hubungan ekonomi dan politik reproduksi kapitalis. Secara khusus, krisis yang hendak kita selidiki adalah yang didorong dari dalam sistem ini sendiri, oleh prinsip-prinsip bekerjanya sendiri. Seperti yang akan kita lihat, adalah watak produksi kapitalis untuk terus rentan terhadap berbagai macam gangguan dan kerusakan yang berasal dari dalam dan luar.