Partai Rakyat Pekerja

Usut Keterlibatan Aparat Negara yang Membangun FPI sebagai Alat Teror Kebebasan Masyarakat Sipil!

Tanggal 14 Februari yang lalu, beberapa warga yang jengah terhadap aksi kekerasan yang selama ini dipraktikkan oleh FPI (Front Pembela Islam), melakukan aksi damai dengan tema Gerakan Tanpa FPI untuk menuntut pemerintah agar membubarkan organisasi FPI. Aksi ini sendiri ditengarai muncul karena beberapa hari sebelumnya terjadi penolakan dari komunitas masyarakat Dayak...
Partai Rakyat Pekerja

Tindaklanjuti Temuan Manipulasi Suara! KPU/KPUD Harus Obyektif dan Transparan!

Pemungutan suara pada pilpres 2014 telah berlalu dengan cukup lancar dan aman. Namun demikian, di TPS luar negeri dan beberapa TPS di dalam negeri masih mengalami kekacauan dan harus diadakan pemungutan suara ulang. Dari pemungutan suara 9 Juli, tujuh lembaga survey yang kredibel (LSI, Poltracking, Indobarometer, RRI dan lain-lain) telah melakukan quick count (hitung cepat) dengan posisi kemenangan pasangan Jokowi-JK.

Laksanakan Reforma Agraria Sejati

KOALISI PERJUANGAN RAKYAT (KOPRA) Hari Tani Nasional adalah hari yang bersejarah bagi Rakyat Indonesia, dimana manusia yang hidup bergantung kepada hasil Bumi,Air, Laut dan segala...
Partai Rakyat Pekerja

Kaum Buruh, Bangun Partai Untuk Rebut Kekuasaan Negara!

PERNYATAAN SIKAP PARTAI RAKYAT PEKERJA Nomor: 056/KP-PRP/PS/e/IV/2017 Selamat Hari Buruh Internasional 1 Mei 2017! Kaum Buruh, Bangun Partai Untuk Rebut Kekuasaan Negara! Hari Buruh Internasional 1 Mei yang...
Partai Rakyat Pekerja

Pembunuhan Di LP Cebongan Bukan Pemberantasan Preman!

Sudah beberapa hari belakangan ini kasus pembunuhan terhadap 4 orang tahanan titipan di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas II-B Cebongan, Sleman, Yogyakarta menjadi menjadi berita hangat. Pelaku pembunuhan tersebut pun telah diumumkan oleh Ketua Tim Investigasi TNI AD, Birgjen Unggul Yudhoyono yang menyatakan, bahwa pelaku pembunuhan tersebut adalah 11 orang anggota Grup II Kopassus Kandang Menjangan, Kartasura, Jawa Tengah.
Partai Rakyat Pekerja

Reformasi Gagal Karena Dibajak Pemilik Modal dan Oligarki!

Sudah 15 tahun reformasi berjalan di Indonesia, namun perubahan apakah yang didapat dari reformasi saat ini? Rezim neoliberal pasti akan selalu membanggakan kemajuan ekonomi dan sistem politik yang lebih demokratis saat ini. Namun, pertanyaan berikutnya adalah: apakah kemajuan pembangunan ekonomi serta perbaikan di sistem politik ini dapat dinikmati oleh rakyat Indonesia? Dalam sisi ekonomi, rezim neoliberal akan selalu mengungkapkan, bahwa ekonomi Indonesia sejak reformasi 1998...
Partai Rakyat Pekerja

Negara Harus Menjamin Pemilu Presiden 2014 Bebas dari Kecurangan dan Kekacauan!!!

Kericuhan Pemilihan Presiden (Pilpres) pendahuluan di Hongkong, pada tanggal 6 Juli 2014, menunjukkan pemerintah, khususnya Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai penyelenggara pemilu, tidak siap dalam menggelar hajatan pemilu. Meningkatnya jumlah pemilih hingga 23.863 pemilih seharusnya diantisipasi oleh Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Hongkong untuk menjamin para pemilih tersebut mendapatkan haknya untuk memilih.
Partai Rakyat Pekerja

Pusatkan Pandang untuk Mematangkan Kontradiksi dalam Borjuasi-Kapitalis!

Setelah Kongres III yang dilaksanakan di Garut pada November 2012, Perhimpunan Rakyat Pekerja telah mentransformasi diri menjadi sebuah partai kader yang bernama Partai Rakyat Pekerja. Sebagai partai kader, usia PRP masih terbilang bayi yang baru lahir, tetapi sebagai organisasi politik yang lahir pada 13 Mei 2004, usia PRP dapat dikatakan sebesar anak sekolah dasar.
Partai Rakyat Pekerja

Seruan Dukungan Atas Aksi Pemogokan Buruh PT. BDM dan PT. SMI di Kabupaten Morowali

Pada hari Kamis pekan lalu, tepatnya 13 Maret 2014, lebih dari 200 orang buruh PT. Sulawesi Mining Invesment (SMI) dan PT. Bintang Delapan Mineral (BDM) yang tergabung dalam GBMM (Gerakan Buruh Morowali Menggugat) melakukan aksi mogok kerja dan menduduki lokasi pembangunan pabrik smelter PT. SMI. Aksi mogok ini dilakukan kaum buruh sebagai reaksi atas Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sepihak yg dilakukan perusahaan PT. BDM kepada 272 orang buruhnya.
Partai Rakyat Pekerja

Hentikan Kriminalisasi terhadap Gerakan Rakyat!

Tahun 2013 ini, sepertinya tindakan rezim neoliberal untuk menghalalkan segala cara agar perampasan terhadap hak-hak rakyat dapat tetap berjalan masih saja dilakukan. Bahkan baru-baru ini, rezim neoliberal telah menerbitkan Instruksi Presiden Nomor 2 tahun 2013 tentang Peningkatan Efektifitas Penanganan Gangguan Keamanan Dalam Negeri. Instruksi Presiden tersebut memungkinkan pihak Tentara Nasional Indonesia (TNI) dapat terlibat dalam penanganan konflik-konflik sosial...