Partai Rakyat Pekerja

Demokrasi Dibajak Partai Politik Korup!

Korupsi daging sapi impor oleh kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) semakin menunjukkan partai-partai politik yang duduk di parlemen saat ini hanyalah mementingkan kepentingan politiknya saja, tanpa pernah memikirkan kepentingan rakyat Indonesia. Sudah beberapa nama elit-elit partai politik terjebak dalam berbagai kasus korupsi. Sebelumnya, beberapa kader partai politik yang lainnya juga telah dipanggil oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk...
Partai Rakyat Pekerja

Hentikan Tindakan Brutal Rezim Neoliberal Terhadap Rakyat Pekerja di Indonesia!

Masih segar ingatan kita bagaimana kasus kekerasan yang menyelemuti sengketa lahan di Mesuji, kita pun kemudian dikagetkan dengan kasus penembakan dan tindakan kekerasan yang dilakukan aparat kepolisian terhadap rakyat di Bima. Lagi-lagi rakyat harus berhadapan dengan aparat keamanan yang melindungi para pemilik modal. Dengan demikian jelaslah, perlindungan terhadap para pemilik modal tersebut...
Partai Rakyat Pekerja

Tolak Intimidasi, Dukung KPU Menetapkan Hasil Pilpres Sesuai Jadwal!

Dua hari lagi, tepatnya 22 Juli 2014, KPU RI akan menyelenggarakan pleno rekapitulasi hasil penghitungan suara Pilpres 2014. Di momen itu, KPU akan menetapkan hasil Pemilihan Presiden serta mengumumkan Presiden dan Wakil Presiden RI terpilih. Sampai pernyataan sikap ini ditulis, hasil penghitungan Kawalpemilu.org berdasarkan form C1 yang diterbitkan di situs KPU, Jokowi masih memimpin dengan suara sebanyak...
Partai Rakyat Pekerja

Tolak UU Pemilihan Kepala Daerah! Demokrasi Semakin Dikebiri Oligaki Politik!

Sekali lagi rakyat dipertontonkan sebuah permainan politik oleh partai-partai politik borjuis di Indonesia, ketika DPR mengesahkan UU Pemilihan Kepala Daerah (UU Pilkada) tanggal 25 September 2014. Ketika jutaan mata rakyat mengamati proses pengesahan RUU Pilkada menjadi UU, para elit politik sibuk memenangkan kepentingannya masing-masing. Manuver Partai Demokrat yang melakukan “walk out” kemudian memenangkan...
Partai Rakyat Pekerja

Hapuskan Peraturan Perundang-Undangan yang Mengkriminalisasi Rakyat!

PERNYATAAN SIKAP PARTAI RAKYAT PEKERJA No.: 057/KP-PRP/PS/e/V/2017 Hapuskan Peraturan Perundang-Undangan yang Mengkriminalisasi Rakyat! Salam rakyat pekerja, Beberapa hari belakangan ini rakyat Indonesia dikejutkan dengan beberapa peristiwa yang menunjukkan...
Partai Rakyat Pekerja

Mendukung Mogok Nasional Buruh!

Pada tanggal 31 Oktober – 1 November 2013, jutaan buruh di Indonesia, yang tergabung dalam Konsolidasi Nasional Gerakan Buruh (KNGB), merencanakan aksi mogok nasional untuk menuntut kenaikan upah minimal 50%, serta penghapusan sistem kerja kontrak/outosurcing. Aksi-aksi pemanasan mogok nasional pun telah dilaksanakan sejak tanggal 28 Oktober hingga tanggal 30 Oktober di berbagai daerah. Mogok nasional yang akan dilaksanakan jutaan buruh tersebut pun telah mendapatkan...
Partai Rakyat Pekerja

Progresifkan Radikalisasi Gerakan Buruh dalam Persatuan Politik Kelas Pekerja!

Tahun ini PRP genap berusia sewindu (delapan tahun). Dilahirkan pada 13 Mei 2004 di Solo, oleh bidan-bidan pergerakan kiri yang mencemaskan arah politik pasca kejatuhan rezim Soeharto yang dikuasai gerakan reformis untuk memoderasi kekuatan gerakan sosial ke arah pendulum politik demokrasi yang pro-kapitalisme. Sedangkan ada bagian-bagian dari gerakan kiri tergergaji oleh iming-iming pragmatis untuk berkolaborasi dengan...
Partai Rakyat Pekerja

Desak Upaya Pengungkapan Kebenaran Peristiwa 1965!

Upaya untuk menutup-nutupi kebenaran sejarah peristiwa 1965 masih saja dilakukan oleh rezim neoliberal saat ini. Hal ini terlihat ketika pada tanggal 29 Januari 2013, Komisi II DPR mengadakan Rapat Kerja dengan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara, Lembaga Administrasi Negara (LAN), Badan Kepagawaian Negara (BKN), dan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI). ANRI yang berupaya untuk menjalankan UU No 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik...
Partai Rakyat Pekerja

Tingkatkan Persatuan Progresif untuk Reorganisasi Produksi

Apa yang kita rasakan sebagai rakyat pekerja saat ini? Adalah keluhan massal. Tentang tingginya biaya untuk membeli pangan, energi, air, pendidikan, kesehatan, transportasi/otomotif, telekomunikasi, dan lain-lain. Hal tersebut masih ditambah oleh biaya untuk perumahan, baik sewa maupun kredit pemilikan. Jadi, apabila rakyat pekerja mengeluh, bukanlah karena kulturnya yang acapkali di-stigma “malas bekerja, rendah kualitas, dan gemar mengeluh”.
Partai Rakyat Pekerja

Mengutuk Tindakan Penarikan Diri Prabowo dari Pilpres 2014! Dukung KPU Menyelesaikan Rekap Suara Secara...

Beberapa waktu lalu, saat proses rekapitulasi suara di KPU RI masih berlangsung, Prabowo tanpa didampingi Hatta Rajasa, menyatakan menolak hasil Pilpres serta menarik diri dari proses Pilpres 2014. Dalih yang dipakai Prabowo adalah kecurangan. Tapi, kenapa menarik diri karena kecurangan, padahal persoalan itu bisa diajukan ke MK sesuai mekanisme yang berlaku?