Partai Rakyat Pekerja

Menolak Upeti Rezim SBY ke IMF!

Salah satu kesepakatan dari pertemuan KTT G20 di Los Cabos, Mexico, pada bulan Juni 2012 lalu adalah munculnya komitmen dari negara-negara anggota IMF untuk meningkatkan kekuatan IMF di aspek permodalan. Kongkritnya adalah negara-negara anggota IMF akan memberikan pinjaman kepada IMF. Dana tersebut nantinya akan digunakan untuk menanggulangi krisis ekonomi di negara maju dan dampak krisis ekonomi di negara berkembang.
Partai Rakyat Pekerja

Tolak Intimidasi, Dukung KPU Menetapkan Hasil Pilpres Sesuai Jadwal!

Dua hari lagi, tepatnya 22 Juli 2014, KPU RI akan menyelenggarakan pleno rekapitulasi hasil penghitungan suara Pilpres 2014. Di momen itu, KPU akan menetapkan hasil Pemilihan Presiden serta mengumumkan Presiden dan Wakil Presiden RI terpilih. Sampai pernyataan sikap ini ditulis, hasil penghitungan Kawalpemilu.org berdasarkan form C1 yang diterbitkan di situs KPU, Jokowi masih memimpin dengan suara sebanyak...

Menolak Kudeta yang Disponsori Amerika Serikat

BERDIRI BERSAMA DENGAN EVO MORALES DAN MAS (Movimiento al Socialismo/ Gerakan Menuju Sosialisme), MENOLAK KUDETA YANG DISPONSORI AMERIKA SERIKAT Pernyataan Regional Bersama dari Kiri Asia dan...
Partai Rakyat Pekerja

Hentikan Kriminalisasi terhadap Gerakan Rakyat!

Tahun 2013 ini, sepertinya tindakan rezim neoliberal untuk menghalalkan segala cara agar perampasan terhadap hak-hak rakyat dapat tetap berjalan masih saja dilakukan. Bahkan baru-baru ini, rezim neoliberal telah menerbitkan Instruksi Presiden Nomor 2 tahun 2013 tentang Peningkatan Efektifitas Penanganan Gangguan Keamanan Dalam Negeri. Instruksi Presiden tersebut memungkinkan pihak Tentara Nasional Indonesia (TNI) dapat terlibat dalam penanganan konflik-konflik sosial...
Partai Rakyat Pekerja

Mengecam Tindakan Represif Aparat Keamanan di Ranoromba – Sulawesi Tengah!

Tindakan represif aparat keamanan, khususnya kepolisian, terhadap massa rakyat yang berdemonstrasi kembali terjadi kembali di bumi Indonesia pada 29 Maret 2016. Kali ini tindakan represif kepolisian tersebut terjadi terhadap para penambang dari dusun Dongi-Dongi yang hendak aksi bersama di kota Palu. Aksi bersama tersebut merupakan bentuk respon gerakan rakyat terhadap...
Partai Rakyat Pekerja

Usut Keterlibatan Aparat Negara yang Membangun FPI sebagai Alat Teror Kebebasan Masyarakat Sipil!

Tanggal 14 Februari yang lalu, beberapa warga yang jengah terhadap aksi kekerasan yang selama ini dipraktikkan oleh FPI (Front Pembela Islam), melakukan aksi damai dengan tema Gerakan Tanpa FPI untuk menuntut pemerintah agar membubarkan organisasi FPI. Aksi ini sendiri ditengarai muncul karena beberapa hari sebelumnya terjadi penolakan dari komunitas masyarakat Dayak...
Partai Rakyat Pekerja

Tolak Kenaikan Harga BBM! APBN-P 2013 Hanya Untuk Kepentingan Partai Politik!

Rencananya, pemerintah akan menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi pada tanggal 17 Juni nanti. Kenaikan harga BBM bersubsidi tersebut akan dirapatkan pada sidang paripurna DPR RI. Hingga saat ini, hampir seluruh partai-partai politik yang memiliki kursi di DPR telah sepakat akan menaikkan harga BBM bersubsidi tersebut. Pemerintah akan menaikkan harga Premium sebesar Rp. 2.000,- dari Rp. 4.500,- menjadi...

Pembubaran Seminar Sejarah 1965 di YLBHI Menjadi Ancaman bagi Demokrasi di Indonesia

Pernyataan Sikap Bersama Pembubaran Seminar Sejarah 1965 di YLBHI Menjadi Ancaman bagi Demokrasi di Indonesia Jakarta (18 September 2017) – Tanggal 16 September 2017 lalu, aparat...
Partai Rakyat Pekerja

Krisis Pangan Akibat Kebijakan Rezim Neoliberal!

Pada saat ini, hampir sebagian besar perajin tahu-tempe melakukan aksi mogok produksi, yang direncanakan hingga tanggal 27 Juli 2012. Aksi mogok produksi ini dilatarbelakangi ketidakmampuan rezim neoliberal untuk menahan laju kenaikan harga kedelai selama beberapa minggu terakhir ini. Para perajin tahu-tempe tersebut merasa tercekik dengan kenaikan harga yang sebelumnya Rp 5.000,- menjadi Rp 8.000,- per kilogram, atau sebesar 35-40 persen dari...
Partai Rakyat Pekerja

Mengutuk Tindakan Penarikan Diri Prabowo dari Pilpres 2014! Dukung KPU Menyelesaikan Rekap Suara Secara...

Beberapa waktu lalu, saat proses rekapitulasi suara di KPU RI masih berlangsung, Prabowo tanpa didampingi Hatta Rajasa, menyatakan menolak hasil Pilpres serta menarik diri dari proses Pilpres 2014. Dalih yang dipakai Prabowo adalah kecurangan. Tapi, kenapa menarik diri karena kecurangan, padahal persoalan itu bisa diajukan ke MK sesuai mekanisme yang berlaku?