Partai Rakyat Pekerja

Komodifikasi Politik SARA Jelang Pilkada 2017 adalah Rahim Kelahiran Fasisme Religius

PERNYATAAN SIKAP PARTAI RAKYAT PEKERJA KOMITE KOTA JAKARTA RAYA Nomor: 01/PRPJKT/PS/e/IX/16   Komodifikasi Politik SARA Jelang Pilkada 2017 adalah Rahim Kelahiran Fasisme Religius Salam Rakyat Pekerja, Pilkada DKI Jakarta...
Partai Rakyat Pekerja

Perjuangan Rakyat Pekerja Adalah Perjuangan Kelas, Bukan Perjuangan Berdasarakan atas SARA (Suku, Agama, Ras,...

PIDATO POLITIK PIMPINAN PARTAI RAKYAT PEKERJA Nomor: 054/KP-PRP/PP/e/XI/16 Perjuangan Rakyat Pekerja Adalah Perjuangan Kelas, Bukan Perjuangan Berdasarakan atas SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan) Kawan-kawan seperjuangan, Dua bulan terakhir...
Partai Rakyat Pekerja

Dukung Pemogokan Buruh Awak Mobil Pertamina

Dukung Pemogokan Buruh Awak Mobil Pertamina Wujudkan Perlindungan Sosial Bagi Rakyat Pekerja Nomor: 002/PRPJKT/PS/e/XI/16 Salam Rakyat Pekerja,   Pada hari ini, Selasa 1 Nopember 2016, sekitar 1.000 buruh awak...
Partai Rakyat Pekerja

Galang Persatuan, Lawan Penggusuran!

Kamis 1 September 2016 penggusuran pemukiman warga kembali terjadi. Kali ini rumah warga yang digusur berada di Kelurahan Rawajati, Pancoran, Jakarta Selatan. Tidak tanggung-tanggung, penggusuran rumah warga miskin dilakukan dengan Eskavator dan mengerahkan ratusan aparat gabungan dari Satpol PP, Polri, TNI dan Dishub dikerahkan untuk menggusur rumah warga yang hanya berjumlah 60 KK dengan 200 jiwa...
Partai Rakyat Pekerja

Bangun Kolaborasi Multi-Sektoral Untuk Lawan Imperialisme Gaya Baru

Perlawanan rakyat pekerja bangkit di mana-mana dan hampir di semua setor dalam kuartal pertama 2016. Perlawanan sopir transportasi umum terjadi di Makassar dan Jakarta. Perlawanan petani terjadi di Jambi, Sumatera Selatan, Lampung, Jawa Barat, Kabupaten Sigi, Banggai dan lainnya. Perlawanan nelayan muncul di Sumatera Utara, Pesisir Utara Jawa, Teluk Donggala-Sulawesi Tengah.
Partai Rakyat Pekerja

Mengecam Tindakan Represif Aparat Keamanan di Ranoromba – Sulawesi Tengah!

Tindakan represif aparat keamanan, khususnya kepolisian, terhadap massa rakyat yang berdemonstrasi kembali terjadi kembali di bumi Indonesia pada 29 Maret 2016. Kali ini tindakan represif kepolisian tersebut terjadi terhadap para penambang dari dusun Dongi-Dongi yang hendak aksi bersama di kota Palu. Aksi bersama tersebut merupakan bentuk respon gerakan rakyat terhadap...
Partai Rakyat Pekerja

Selamat Hari Perempuan Internasional

Setiap tanggal 8 Maret, masyarakat dunia memperingati Hari Perempuan Internasional. Peringatan Hari Perempuan Internasional menjadi sangat penting mengingat keberhasilan kaum perempuan dalam memperjuangkan hak-haknya di bidang ekonomi, politik dan sosial. Gagasan ini muncul pada saat industrialisasi dan ekspansi ekonomi di New York yang menyebabkan timbulnya aksi protes mengenai kondisi kerja...
belokkiri

Mengecam Pelarangan BelokKiri.Fest!

Pada 27 Februari 2016 lalu, peristiwa pengekangan kebebasan berekspresi dan berpendapat kembali terjadi. Perhelatan Belokkiri.Fest, yang sedianya digelar di Galeri Cipta II Taman Ismail Marzuki dibatalkan lantaran pihak UPT TIM maupun kepolisian tidak memberikan izin. Penolakan pemberian izin ini jelas motifnya, yaitu karena Belokkiri.Fest akan membahas wacana-wacana yang saat ini masih dianggap tabu oleh pemerintahan...
Partai Rakyat Pekerja

Dukung Mogok Nasional Buruh Menolak PP Pengupahan

Berbagai kelompok buruh berencana melangsungkan aksi mogok nasional pada 24-27 November 2015 untuk menolak Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78 tahun 2015 tentang Pengupahan. PP Pengupahan mengatur tentang formula baru dalam penghitungan upah bagi seluruh tenaga kerja di Indonesia. Ada beberapa hal yang sangat berbeda dalam formula penghitungan kenaikan upah di PP Pengupahan, jika dibandingkan...
Partai Rakyat Pekerja

Mengecam Arogansi Pejabat Publik dan Kekerasan Aparat Keamanan!

Sepanjang 2015 ini, pemerintah provinsi DKI Jakarta telah penggusuran di 10 titik lokasi yang tersebar di wilayah Jakarta, termasuk yang terbaru adalah di Kampung Pulo. Berbagai alasan dan motif melatarbelakangi praktek penggusuran tersebut, mulai dari pembangunan infrastruktur, penertiban, mengganggu keindahan lingkungan normalisasi saluran air dan sungai hingga pencegahan banjir.