download
HOME arrow Perburuhan
Perburuhan
Sejarah Gerakan Buruh Indonesia, sebuah tinjauan ringkas Cetak E-mail
Ditulis Oleh Ken Budha Kusumandaru*   
Saturday, 28 June 2008

palu_merah.jpgPengantar

Pembuatan sebuah tulisan mengenai Sejarah Gerakan merupakan sebuah tugas besar yang luar biasa berat. Dinamika yang terjadi di dalam sebuah masyarakat selalu jauh lebih kompleks dan rumit daripada yang dapat diuraikan oleh satu atau beberapa orang penulis. Dalam tulisan ini penulis hanya berkeinginan untuk memaparkan pembabakan yang telah ditempuh oleh gerakan buruh Indonesia, situasi ekonomi-politik yang sedang berkembang, metode-metode yang dipakainya dalam tiap babak, dan akibat yang dirasakan oleh kaum buruh Indonesia dalam tiap babak pergerakan. Tentu saja, tidak semua orang akan sepakat dengan pembabakan yang dibuat di sini. Pembabakan ini semata ditujukan untuk membedakan keterorganisiran, unsur-unsur yang berfungsi sebagai tulang punggung gerakan dan manfaat/mudharat yang dirasakan kaum buruh Indonesia ketika babak tertentu berlangsung.

Komentar (1) | Views: 185

 
Outsourcing dan Masa Depan Kaum Buruh Indonesia (diambil dari prp-samarinda.blogspot.com) Cetak E-mail
Ditulis Oleh Herdiansyah "Castro" Hamzah*   
Wednesday, 25 June 2008
outsourcing.jpgBuruh dan industri, adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan satu sama lain.
Tanpa Buruh, mesin-mesin di pabrik sana, hanyalah besi tua yang berkarat.
Maka, sungguh naïf jika Negara menafikan posisi kaum buruh sebagai tulang punggung perekonomian”.



Pengantar

Perubahan dalam penerapan hasil teknologi modern dewasa ini banyak disebut-sebut sebagai salah satu sebab bagi terjadinya perubahan sosial, termasuk di bidang hukum ketenagakerjaan. Termasuk logika ekonomi kapitalistik, dimana hubungan produksi serta tenga kerja, dikembangkan secara ekspolitatif, telah memberikan perubahan mendasar pada tatanan sistem masyarakat dunia. Robert A. Nisbet dalam bukunya: “Social Change and History”, menyebutkan bahwa, “perubahan di dalam susunan masyarakat yang disebabkan oleh munculnya golongan buruh. Demikian halnya dengan pengertian hak milik yang semula mengatur hubungan yang langsung dan nyata antara pemilik dan barang, juga mengalami perubahan karenanya”. Sifat-sifat kepemilikan menjadi berubah, oleh karena sekarang “Barang siapa yang memiliki alat-alat produksi bukan lagi hanya menguasai barang, tetapi juga menguasai nasib ribuan manusia yang hidup sebagai buruh” . Dari sinilah landasan awal mengapa dan kenapa nasib pekerja hingga hari ini masih menjadi hal yang mutlak ditentukan sepenuhnya oleh pengusaha. Pekerja menjadi manusia yang tidak bebas, pekerja menjadi layaknya seorang budak yang hidup matinya ditentukan oleh pemiliki modal. Bahkan dewasa ini, muncul trend baru ketengakerjaan yang hakikatnya merupakan wujud legal dari perdagangan manusia oleh manusia layaknyanya barang dagangan (trafficking). Inilah yang sering diistilahkan dengan model dan bentuk sistem kerja fleksibel yang kita sebut dengan, “Outsourcing”.

Be first to comment this article | Views: 8

 
Saatnya Buruh Bersatu !!! Cetak E-mail
Ditulis Oleh Khamid Istakhori*   
Thursday, 15 May 2008
nining.jpg(Sebuah catatan dari aksi buruh PT. Sinar Apparel Indonesia, 14 Mei 2008)

Langit perburuhan Indonesia tersaput awan sangat tebal, mendung pekat dan gelap! Setidaknya itu gambaran yang terekam dalam wajah-wajah duka kawan-kawan buruh PT. Sinar Apparel Internasional (SAI) ketika melakukan aksi ke POLDA Metro Jaya dan kemudian dilanjutkan aksi ke Kantor Departemen Tenaga kerja dan Transmigrasi. SAI, adalah basis buruh anggota Gabungan Serikat Buruh Mandiri (GSBM) Serikat Buruh Anggota KASBI. SAI, adalah produsen terkemuka produk garment dengan pasaran eksport yang sangat luas.

Komentar (2) | Views: 148

 
Keluarga Demonstran (Diambil dari VHRmedia.com) Cetak E-mail
Ditulis Oleh Kurniawan Tri Yunanto*   
Sunday, 11 May 2008

keluarga_demonstran.jpgRakyat pasti menang melawan penindasan

rakyat kita pasti akan menang

Rakyat pasti menang merebut kedaulatan

rakyat kita pasti akan menang

Revolusi... revolusi..

revolusi sampai menang

Alunan lagu itu dinyanyikan ribuan buruh ketika menggelar perayaan Hari Buruh Internasional di Bundaran Hotel Indonesia 1 Mei 2008. Suara pun menggema bercampur dengan sesaknya manusia dan polusi Jakarta. Sayup-sayup terdengar suara gadis mungil di antara suara ribuan buruh yang terbakar semangatnya.

Be first to comment this article | Views: 19

 
Mayday: Perayaan atau Peringatan Cetak E-mail
Ditulis Oleh Hilmar Farid*   
Monday, 05 May 2008

barisan-resize.jpgMay Day 2008 tergolong istimewa bagi gerakan buruh. Untuk pertama kalinya kaum elite mulai bermain mata, berusaha merayu gerakan buruh dengan memberi tempat di "pekarangan politik" dengan merayakan Hari Buruh. Pesta itu digelar di Istora Senayan dengan tajuk May Day Fiesta, yang sedianya dihadiri sejumlah besar pejabat, tokoh masyarakat dan juga pengusaha yang sebenarnya ikut bertanggung jawab atas kemelaratan hidup rakyat pekerja. Kehadiran Ketua MPR Hidayat Nur Wahid dan Anggota DPR Suripto saya kira memberi warna politik yang jelas bagi perayaan itu. Dari perspektif pemenangan pemilu, May Day Fiesta adalah langkah yang pas. Bagi politisi, bukan kaum buruh.

Komentar (1) | Views: 186

 
Mayday, Hari Buruh Sejati (Disadur dari Buletin SADAR) Cetak E-mail
Ditulis Oleh Irwansyah*   
Saturday, 03 May 2008
buruh_bergerak_resize.jpgKita seringkali dibingungkan oleh kenyataan bahwa di Indonesia ada Hari Pekerja, yang jatuh pada tanggal 20 Februari, sementara ada juga Hari Buruh, yang jatuh pada tanggal 1 Mei. Belakangan ini, setidaknya dalam tiga tahun terakhir, perayaan Hari Pekerja tidak pernah terdengar lagi gaungnya, sementara perayaan Hari Buruh diikuti oleh puluhan ribu orang.

Be first to comment this article | Views: 200

 
Perbaikan nasib untuk seluruh rakyat ! Cetak E-mail
Ditulis Oleh Anshar*   
Wednesday, 16 April 2008
pict0206.jpgDi alun-alun Haymarket Square, Amerika Serikat, terjadi aksi buruh yang menuntut 8 jam kerja sehari. Barisan massa yang diikuti oleh puluhan ribu buruh dari seluruh pelosok negara tersebut tumpah di jalan-jalan menuntut perbaikan kondisi kerja yang buruk. Aksi itu telah berlangsung selama 4 hari dan diikuti kurang lebih 300 ribu orang buruh. Mereka semua, baik laki-laki dan perempuan, kulit hitam dan kulit putih, migran dan pribumi, berkumpul dan bersatu memperjuangkan haknya.

Komentar (1) | Views: 268

 
Memahami Outsourcing dalam Konteks Ekonomi Politik (1) Cetak E-mail
Ditulis Oleh Ken Budha Kusumandaru   
Wednesday, 25 July 2007
"Orang yang bertanya adalah orang yang bodoh selama lima menit;
orang yang tidak pernah bertanya adalah orang yang bodoh selamanya."
- Pepatah Cina -

Be first to comment this article | Views: 1251

 
Dibutuhkan segera Konfederasi Buruh Nasional yang Progresif !!! Cetak E-mail
Ditulis Oleh PRP   
Monday, 11 June 2007
Dalam beberapa hasil polling terdahulu, PRP mencoba mencari tahu tentang kebutuhan kaum buruh agar kepentingan-kepentingan buruh dapat didengar. Salah satunya adalah konfederasi buruh yang selama ini melakukan dialog dengan pemerintah dan pengusaha untuk membicarakan tentang masalah ketenagakerjaan di Indonesia. Namun dalam hasil polling diungkapkan oleh beberapa pengunjung yang merespon polling PRP, bahwa kepercayaan sebagian besar kaum buruh terhadap konfederasi buruh nasional yang ada saat ini sangat rendah.

Komentar (1) | Views: 407

 
UU Ketenagakerjaan NO 13 tahun 2003 dan Revisinya harus ditolak Cetak E-mail
Ditulis Oleh NN   
Monday, 04 June 2007
Setelah beberapa minggu dalam weblog PRP memuat polling tentang UUK No 13/ 2003, ada beragam tanggapan terhadap polling ini. Tujuan kami memuat polling untuk mengetahui respon kawan-kawan yang “mampir” untuk melihat weblog kami tentang bagaimana tanggapan mereka terhadap UUK No 13/2003 yang mengatur ketenagakerjaan di Indonesia. Kami mencoba memancing dengan pertanyaan apakah UUK telah membawa kesejahteraan bagi buruh atau rakyat pekerja? Dan bila merasa tidak membawa kesejahteraan bagi rakyat pekerja lalu apa yang harus dilakukan oleh rakyat pekerja?

Be first to comment this article | Views: 670

 
Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia di Luar Negeri dan Penciptaan Lapangan Kerja di Indonesia Cetak E-mail
Ditulis Oleh Ken Budha Kusumandaru   
Monday, 04 June 2007
Berita Kompas 10 Mei 2007 mengangkat tema “Milisi Pemerintah Dibiarkan Menyiksa dan Memeras Para Pekerja Migran”. Dalam berita ini disebutkan bahwa Kepala Pasukan Keamanan Departemen Imigrasi Malaysia, Ishak Mohamed, mendukung tindakan RELA (Ikatan Relawan Rakyat) yang menggerebek para pekerja migran Indonesia di Malaysia, tidak peduli ilegal atau legal, melecehkan mereka yang ditangkap dan merampas barang-barang kepunyaan para pekerja migran itu. Dikatakan bahwa pekerja ilegal asing adalah musuh publik dan tugas RELA adalah untuk membasminya.

Komentar (1) | Views: 859

 
<< Awal < Sebelumnya 1 2 3 Berikutnya > Akhir >>

Hasil 1 - 11 dari 25