|
Ditulis Oleh Wiily Aditya
|
|
Monday, 17 September 2007 |
|
Komentar (7) | Views: 598 |
|
|
Ditulis Oleh PRP
|
|
Monday, 17 September 2007 |
|
Be first to comment this article | Views: 526 |
|
|
Ditulis Oleh PRP
|
|
Monday, 04 June 2007 |
Perhimpunan Rakyat Pekerja (PRP)
A. LATAR BELAKANG
Memandang situasi sosial yang berkembang belakangan ini, kita akan melihat bahwa ekonomi, politik dan budaya telah dikuasai oleh mereka yang pro dengan kapitalisme. Mulai dari berjalannya pemilu borjuis, lemahnya posisi tawar organisasi-organisasi rakyat terhadap kebijakan pemerintah borjuis, serta penguatan kembali peran militer. Kemudian dalam bidang ekonomi, juga dapat kita relative mulusnya pasar bebas masuk ke Indonesia. Pencabutan subsidi terus terjadi sekalipun dibuat bertahap dan kadang tanpa pemberitahuan pada publik.
Be first to comment this article | Views: 99 |
|
|
Ditulis Oleh Ken Budha Kusumandaru
|
|
Sunday, 03 June 2007 |
|
Dalam beberapa pembahasan yang lalu, “Sekali Lagi tentang Ormas dan Orpol”, telah diuraikan landasan teoritik untuk mengatur pembagian kerja yang lebih rinci antara Ormas – Front – Orpol. Untuk lebih memerinci pembahasan tersebut, maka di bawah ini akan diuraikan lebih lanjut tentang bagaimana organisasi revolusioner itu bisa berjalan.
Komentar (1) | Views: 958 |
|
|
Ditulis Oleh Alfa Gumilang
|
|
Sunday, 03 June 2007 |
|
Berawal dari sebuah persoalan yang mungkin terlihat sederhana, namun ternyata tidak pernah terpikirkan oleh kita sebagai sebuah organisasi politik. Persoalan tersebut adalah bagaimana tugas kita sebagai organisasi politik yang mempunyai kader-kader di dalam ormas, tidak mampu menghubungkan agenda atau program bersama dengan tujuan untuk saling membantu pembesaran di gerakan masing-masing sektor rakyat yang di infiltrasi oleh kader-kader kita.
Be first to comment this article | Views: 384 |
|
|
Ditulis Oleh Ken Budha Kusumandaru
|
|
Sunday, 03 June 2007 |
|
Kita tidak boleh bosan-bosan bicara tentang pembagian peran antara Organisasi Politik dan Organisasi Massa. Ini adalah kunci bagi terciptanya sebuah perjuangan kelas yang efektif di negeri ini. Tanpa memahami peran yang harus dimainkan dalam berbagai posisi, akan terjadi penumpukan kerja – dan, yang lebih parah, kekosongan kerja di tempat lain Be first to comment this article | Views: 217 |
|
|