Visitor hari ini: 291
Visitor kemarin: 463
Visitor total: 108515
Hit hari ini: 522
Hit kemarin: 1337
Hit total: 283616
Data sejak: 2007-07-24
download
HOME
Asas dan Prinsip Perjuangan Cetak E-mail

Pertemuan Nasional Solo, dengan diperkuat oleh Pertemuan Nasional Parung dan Kongres I PRP di Jakarta, menetapkan asas dan prinsip-prinsip berikut ini:
• Asas, yaitu Sosialisme Ilmiah dan Garis Massa.
• Prinsip-Prinsip Perjuangan Kelas, yakni:
1. Sebuah politik kelas akan selalu mendekatkan kelas pekerja pada kekuasaan ekonomi, politik dan teori (Ideologi dan kesadaran).
2. Perjuangan untuk kekuasaan ekonomi, politik dan ideologi itu dilakukan melalui organ partai kelas pekerja, namun jika tiba saatnya, hanya sebuah Dewan Rakyat sajalah yang akan mampu menjadi alat kelas pekerja untuk memegang kekuasaan riil.
3. Sebuah partai akan dapat disebut partai kelas pekerja jika di dalamnya kelas pekerja juga berdominasi, kelas-kelas dan sektor-sektor lain di dalam partai tersebut berada di bawah kepemimpinan ideologi kelas pekerja dan mengabdikan perjuangan sektoralnya untuk kepentingan kemenangan kelas pekerja.
4. Salah satu syarat untuk terjadinya dominasi kelas pekerja ini adalah pada “komposisi kelas” di dalam organisasi, sebuah partai kelas pekerja harus dapat membuat komposisi kelas di dalam dirinya didominasi oleh kelas pekerja.
5. Karena mayoritas kelas pekerja dan rakyat pekerja lain saat ini berada di bawah cengkeraman hegemoni ideologi borjuasi, maka perlu ada sebuah organisasi pelopor, yakni organisasi yang memanggul tugas untuk memajukan kesadaran kelas pekerja menuju sebuah kesadaran bahwa kelas pekerja baru akan bebas menentukan nasibnya sendiri jika mereka memegang kekuasan ekonomi dan politik.
6. Untuk dapat menjadi pelopor, sebuah organisasi harus memiliki sentralisme di dalam dirinya, sentralisme yang akan memungkinkannya untuk bergerak sebagai satu tubuh dan satu jiwa. Namun, sentralisme ini tidak dapat didasarkan semata-mata pada wewenang atau mandat kepada Pusat, melainkan terutama oleh pemahaman bersama atas langkah-langkah yang harus diambil untuk menanggapi situasi tertentu.
7. Yang meyakini bahwa perjuangan kelas pekerja hanya akan menjadi kekuatan utuh jika disandarkan pada kekuatan Internasionalisme.