download
HOME arrow Agraria
Agraria
Krisis Pangan, Ancaman Konflik Kemanusiaan Baru Cetak E-mail
Ditulis Oleh Zainal Muttaqin*   
Wednesday, 04 June 2008
krisis_pangan.jpgManusia di muka bumi kembali harus bersiap dengan bencana baru, yaitu menipisnya cadangan biji-bijian yang dijadikan makanan pokok manusia. Akibatnya harga-harga pangan melonjak tajam 100-200% dibanding tahun 2007 lalu. Pejabat-pejabat Perserikatan Bangsa-Bangsa dan Bank Dunia pun memperingatkan kepada masyarakat dunia bahwa krisis danlonjakan harga pangan bisa menimbulkan kekecauan di berbagai negara. Sampai-sampai direktur IMF (dana moneter internasional) Dominique Strauss-Kahn menyatakan bahwa krisis pangan bisa menimbulkan perang. IMF yang biasanya menjadikan dirinya “juru selamat”, sayangnya selalu gagal, tak tahu harus berbuat apa untuk megantisipasi sejak awal dengan hutang-hutang luar negerinya ke negara-negara berkembang.

Be first to comment this article | Views: 128

 
Reforma Agraria Sebagai Alat Pemberdayaan Rakyat Cetak E-mail
Ditulis Oleh Angky B. Putrantyo*   
Tuesday, 17 July 2007
petani.jpgReforma agraria bukanlah isu baru bagi rakyat Indonesia, di era 1960-an isu ini lebih dikenal dengan nama Landreform dan dituduh sebagai sebuah gerakan komunis pada saat itu. Membicarakan landreform atau reforma agraria bukanlah membahas komunis atau bukan komunis, konsep ideal reforma agraria yang pernah ada di Indonesia—UUPA 1960 & UUPBH, TAP MPR No. IX/MPR/2001, Perpres No. 36/2005— sebenarnya mengandung sebuah nilai yang sangat mulia yaitu mensejahterakan kehidupan rakyat.

Komentar (1) | Views: 669

 
Bukan Reforma Agraria tapi Industrialisasi di Pedesaan Cetak E-mail
Ditulis Oleh Ken Budha Kusumandaru   
Sunday, 03 June 2007
Tanggapan terhadap Opini Usep di Kompas, 7 Mei 2007.
Dalam artikel yang berjudul "Nasib Buruh dan Reforma Agraria" yang ditulis oleh Usep Setiawan di halaman Opini Kompas hari ini (7-5-07), termaktub satu pandangan bahwa perbaikan atas nasib buruh juga tergantung pada terlaksananya Reforma Agraria di pedesaan. Argumen dasar yang diajukan Sekjen KPA ini adalah bahwa industri yang kuat harus didukung oleh pertanian yang kuat, sedangkan asumsi yang ada di balik argumen ini adalah bahwa Reforma Agraria adalah syarat bagi terciptanya tatanan pertanian yang adil.

Komentar (2) | Views: 705

 
Posisi Petani dalam Penelitian Sosial: Arena Pertempuran Kuasa Cetak E-mail
Ditulis Oleh Sadikin   
Sunday, 03 June 2007
Perhatian kalangan ilmuwan sosial terhadap kaum petani (peasant), khususnya yang mencuat setelah Perang Dunia Kedua (era Perang Dingin) terutama didorong oleh peran mereka (petani) dalam gerakan sosial – pemberontakan dan revolusi.

Be first to comment this article | Views: 626