Tinjauan Buku: Kisah Harubiru Sang Pengoceh

Identitas Buku

Judul Buku : Kisah Harubiru Sang Pengoceh
Pengarang Buku : Danang Pamungkas
Penerbit Buku : Pataba Press
Kota Terbit : Blora
Tahun Terbit : 2017
Tebal Buku : 184 halaman
Jenis : Buku Fiksi

Sinopsis Novel Kisah Harubiru Sang Pengoceh

Novel Kisah Harubiru Sang Pengoceh bercerita tentang seorang anak muda bernama Mayong yang baru lulus SMA, kemudian melanjutkan kuliah di Yogyakarta. Ketika tiba di Yogyakarta dan memulai kuliah, dia dihadapkan oleh nuansa kampus yang ternyata sangat jauh berbeda dengan apa yang dibayangkan di masa lalu. Perasaan bangga yang dahulu menyelimuti dirinya sebagai anak kampung yang menjadi mahasiswa di kampus ternama di Yogyakarta, hari demi hari terkikis oleh kekecewaan-kekecewaannya terhadap dunia pendidikan. Dari mulai kekecewaan terhadap sistem birokrasi pendaftaran sebagai mahasiswa yang memberatkan, penugasan yang tidak rasional di kegiatan ospek, suasana kelas dan lingkungan organisasi yang berisikan senioritas dan tidak kritis, sampai kekecewaan di KKL terakhir yang malah seperti tour.

Buku fiksi karya Danang ini menceritakan gejolak pemberontakan dalam diri seorang mahasiswa yang menginginkan sebuah perubahan, baik di dalam kampus maupun terhadap masyarakat, dan dibumbui sedikit sentuhan kisah cinta yang pada akhirnya juga mengecewakan.

Dalam novel ini, menurut saya, penulis Danang Pamungkas mempunyai maksud yang sangat jelas. Yaitu ingin menyampaikan sebuah pemikiran tentang bagaimana seharusnya menjadi mahasiswa yang menjadi generasi penerus bangsa dan bagaimana kampus yang seharusnya memiliki tugas mencerdaskan anak bangsa, bukannya malah menyengsarakan dan memeras rakyat yang ingin mengenyam pendidikan. Melalui karyanya ini, ia mengajak kita untuk melihat dan menyadari lemah dan bobroknya sistem tatanan pendidikan di Indonesia, dilihat dari sudut pandang sosial masyarakat golongan menengah ke bawah.

Beberapa unsur Intrinsik yang terkandung dalam novel ini adalah :

Tema

Tema yang tersirat dalam novel ini adalah sebuah perjuangan seorang mahasiswa untuk terus bisa bertahan di dalam lingkungan kampus yang feodal dan sistem pendidikan yang asal-asalan.

Latar Belakang

Latar belakang novel Kisah Harubiru Sang Pengoceh adalah di Fakultas Ilmu sosial di Yogyakarta, rumah kos sederhana, ruang Ormawa. Waktu yang digunakan adalah pagi, siang dan malam.

Penokohan

Berikut adalah penjelasan penokohan Novel Kisah Harubiru Sang Pengoceh:

1. Mayong

Pemuda yang bersifat kritis, optimis, pantang menyerah, dan cuek.

2. Ardiansyah Daud

Ketua Himpunan Mahasiswa (Hima) mempunyai sifat bijaksana, ramah, berkharisma dan tegas.

3. Juliana Alexandera

Juliana merupakan seorang perempuan yang mempunyai suara merdu dan sifat baik hati juga ramah.

4. Sam

Laki-laki berkulit sawo matang dan rambut gondrong, yang memiliki selera humor sangat tinggi, cerdas tapi sering jadi bahan bullying senior karena dandanannya.

5. Muhidin

Laki-laki tampan, memiliki sifat baik hati.

6. Mba Dewi

Mempunyai sifat lembut, baik hati dan pekerja keras.

7. Mba Rahayu

Mempunyai sifat keibuan dan lemah lembut.

8. Sally

Perempuan cantik yang mempunyai sifat tidak menghargai orang lain dan sombong.

Alur

Dalam novel ini menggunakan alur maju.

Sudut Pandang

Sudut pandang novel ini adalah sudut pandang orang pertama dimana penulis memposisikan dirinya sebagai tokoh Mayong.

Kelebihan Novel Kisah Harubiru Sang Pengoceh

Buku bagus untuk dibaca oleh siapapun yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Karena banyak cerita pengalaman dan rasa pahit kehidupan di kampus yang diceritakan dalam novel ini. Novel ini mengajarkan untuk menjadi mahasisiwa yang mandiri, bertanggung jawab dan peka terhadap masyarakat.

LEAVE A REPLY