Galang Persatuan, Lawan Penggusuran!

Partai Rakyat Pekerja
Partai Rakyat Pekerja

PERNYATAAN SIKAP PARTAI RAKYAT PEKERJA KOMITE KOTA JAKARTA RAYA

Nomor: 001/PRPJKT/PS/e/IX/16

Kamis 1 September 2016 penggusuran pemukiman warga kembali terjadi. Kali ini rumah warga yang digusur berada di Kelurahan Rawajati, Pancoran, Jakarta Selatan. Tidak tanggung-tanggung, penggusuran rumah warga miskin dilakukan dengan Eskavator dan mengerahkan ratusan aparat gabungan dari Satpol PP, Polri, TNI dan Dishub dikerahkan untuk menggusur rumah warga yang hanya berjumlah 60 KK dengan 200 jiwa yang puluhan tahun tinggal di lokasi.

Pelibatan anggota TNI dalam penggusuran bukan hanya terjadi kali ini. Pada April lalu anggota TNI juga dilibatkan oleh Ahok ketika menggusur rumah warga kampung Pasar Ikan dan Akuarium. Pelibatan TNI ini menunjukkan betapa negara menempatkan warganya sendiri sebagai ancaman.

Penggusuran rumah warga di Rawajati dan berbagai daerah lain di DKI Jakarta mengakibatkan warga kehilangan tempat tinggal, pekerjaan dan juga berdampak terhadap anak-anak korban penggusuran yang kesulitan untuk sekolah. Hal ini tentu saja bukan solusi melainkan menjadi pemiskinan baru yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta. Hal ini juga bukan tidak mungkin akan terjadi kepada buruh dan keluarganya yang tinggal di wilayah perkotaan DKI Jakarta.

Berdasarkan data Lembaga Bantuan Hukum Jakarta (LBH Jakarta), sepanjang tahun 2015 ada 113 kasus penggusuran paksa oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Itu belum termasuk penggusuran yang dilakukan sejak awal tahun hingga pertengahan tahun ini

Melihat maraknya penggusuran rumah warga yang dilakukan oleh Ahok di berbagai wilayah di DKI Jakarta, jelas memperlihatkan kepada kita bahwa tidak ada keberpihakan Gubernur DKI Jakarta terhadap rakyat miskin. Kedaulatan rakyat kini dibalik menjadi kepentingan pemodal dan kliknya. Hak rakyat miskin atas perumahan yang harusnya dilindungi dalam perlindungan sosial justru dipreteli oleh pembangunan yang pro modal.

Kami dari Partai Rakyat Pekerja tidak akan lelah menyerukan pentingnya kesatuan antar setiap elemen rakyat pekerja. Penindasan yang terus berulang dengan modus yang sama oleh negara menjadi bukti bahwa rakyat pekerja selama ini terasing dalam demokrasi. Untuk itu, perlawanan-perlawanan rakyat setiap harinya perlu dikonsolidasikan menjadi kekuatan solid untuk menghentikan penindasan kapitalisme.

Untuk itu, kami menyatakan sikap

  1. Mengecam segala bentuk represivitas penggusuran yang bias kepentingan pemodal
  2. Wujudkan perlindungan sosial transformatif untuk melindungi serta memenuhi hak warga atas perumahan yang layak dan partisipatif
  3. Bangun persatuan gerakan perlawanan rakyat menuju pembangunan kekuatan politik alternatif untuk melawan Kapitalisme-Neoliberalisme
  4. Kapitalisme-Neoliberalisme telah gagal untuk mensejahterakan rakyat, dan hanya dengan SOSIALISME lah rakyat dapat hidup sejahtera serta jika tidak ingin terjatuh pada barbarisme

Jakarta, 03 September 2016
Partai Rakyat Pekerja – Komite Kota Jakarta Raya

Ketua

ttd.
(Rio Apinino)

Sekretaris

ttd.
(Rizal Assalam)

Contact Persons:
Rio Apinino: 0878 8013 7546
Rizal Assalam: 0856 9504 7207

LEAVE A REPLY