Pilkada Bupati Tangerang Hanya Akan Melahirkan Raja-Raja Kecil Penindas Masyarakat Tangerang

Partai Rakyat Pekerja
Partai Rakyat Pekerja

Pernyataan  Sikap Perhimpunan Rakyat Pekerja Komite Kabupaten Tangerang

No. 04/PS/PRP-Komkab/TNG/XI/2012

Pilkada Bupati Tangerang hanya akan melahirkan raja-raja kecil penindas masyarakat Tangerang
Bangun persatuan kaum buruh menuju blok politik rakyat pekerja

KPU Kabupaten Tangerang telah mengumumkan 4 nama pasangan calon yang lolos verifikasi untuk maju sebagai calon bupati Tangerang pada Desember mendatang, Ke-4 pasangan calon itu adalah Aden Abdul Kholiq-Suryana, yang diusung Partai PPP, PPNUI, PKPB dan PDP; Ahmed Zaki Iskandar-Hermansyah (Zaher) diusung Golkar, Hanura, Gerindra, PKS, PKB, PBR dan PBB; Ahmad Subadri-M Aufar Sadat Hutapea diusung Partai Demokrat; dan Achmad Suwandi-Mukhlis diusung PDIP dan PAN. Dan  menurut KPU kabupaten Tangerang satu-satunya pasangan independen, Syaeful Hidayat-Een Nurani gugur karena tak memenuhi syarat. Sejak hasil tersebut diumumkan para calon pasangan yang lolos telah gencar melakukan propagandanya masing-masing lewat media-media informasi.

Melihat apa yang dipropagandakan dari semua calon, semua menjadikan perubahan yang signifikan untuk masyarakat kabupaten Tangerang. Tetapi kita bisa melihat sendiri partai-partai yang mengusung para calon tersebut, kesemuanya adalah partai-partai borjuasi yang mempunyai kepentingan politik pribadinya, dan tidak pernah membuktikan kepedulian terhadap masyarakat Tangerang, contoh nyatanya pada sector perburuhan, partai borjuasi atau partai para pengusung ke 4 pasangan calon bupati Tangerang itu tidak pernah memperjuangan melawan bentuk ketidakadilan yang sekarang sedang diperjuangkan kaum buruh yaitu penghapusan system kerja kontrak dan outsourcing serta praktek upah murah.

Disisi lain gerakan kaum buruh Indonesia khususnya di Tangerang telah mengalami fase kemajuan, fase-fase dimana buruh terkotak-kotak, terjebak nama, bendera  serta program organisasinya, kini disadari betul bahwa mereka sadar tak ingin diingin lagi terjebak dalam kepentingan organisasinya. Dan hal ini terbukti dari masifnya gerakan-gerakan perlawanan yang dilakukan, serta mampu membuat satu kekuatan bersama lewat sebuah alat perjuangan yaitu Aliansi. Mulai dari ALTTAR (Aliansi Rakyat Tangerang Raya) KABUT (Komite Aksi Buruh Tangerang). Pada tgl 03 Oktober kemaren adalah sejarah gerakan kaum buruh di Tangerang yang terkonsolidasi oleh satu isu yang sama yaitu penghapusan system kerja kontrak, outsourcing dan praktek upah murah. Gerakan perlawanan ini mampu melumpuhkan sendi-sendi perekonomian se-Tangerang Raya. serta mampu memaksa kepala pemerintahan Kabupaten Tangerang yaitu Bupati Ismet Iskandar mengeluarkan 2 Surat. Pertama Surat Edaran untuk seluruh pengusaha yang ada di Kabupaten Tangerang, dan kedua, Surat Rekomendasi untuk menakertrans untuk segera menghapuskan sistem kerja kontrak, outsourcing dan politik upah murah. Gerakan kaum buruh ini tentunya harus dijaga dan dikelola, karena setidaknya apa yang telah dicapai adalah kemenangan kecil yang harus terus dimonitoring dalam eksekusi dan pelaksanaannya.

Melihat gerakan kaum buruh di Tangerang yang hari ini cukup massif dan terkonsolidasi lewat kekuatan bersama, maka hal ini adalah modal awal kekuatan masayakat Tangerang untuk terus berjuang dalam melawan segala ketidakadilan yang hari ini dirasakan. Bukan bergantung pada elit-elit politik yang hari ini berkuasa di Tangerang. Dan tentunya tidak pula bergantung kepada ke-4 nama pasangan calon bupati Tangerang yang akan bertarung pada bulan Desember 2012 mendatang. Karena kesemua calon bisa dipastikan hanya mencari kekuasan untuk kepentingannya masing-masing.

Maka, melihat hal ini kami Perhimpunan Rakyat Pekerja ( PRP )Komite Kabupaten Tangerang, menyatakan sikap:

  1. 4 nama pasangan calon Bupati Tangerang tidak pantas menjadi pemimpin Kabupaten Tangerang.
  2. Partai-partai para pengusung calon bupati adalah partai pelaku penindas rakyat.
  3. Bangun  Gerakan Kaum buruh Tangerang menuju Blok Politik Masyrakat Tangerang.

Tangerang, 09 November 2012
Perhimpunan Rakyat Pekerja ( PRP )
Komite Kabupaten Tangerang

Ketua KomKab TNG

Ttd
(Yoan Sutiawan)  

Sekretaris Komkab TNG

Ttd
(Agus Wiyono) 

Kontak Person:
Yoan Sutiawan: 0815 1740 7870
Meen Martani: 0813 8999 8543

9 COMMENTS

  1. tai embe lah buruh tai kucing naikin aja semuanya biar pabrik ditangerang pada bangkrut biar para investor pada kabur jd ga ada buruh lagi
    ga ada yang pantas emang elu pantas jd pemimpin

    • hahahahaha ketahuan kalo yang koment diatas baru bisa akses internet dan caper :D, baru keluar dari hutan ya bang ? 😛

  2. Trus Kalo semua nga ada yang pantes apa tawaran PRP tanggerang ? emang PRP tanggerang punya apa sih untuk bisa menjadi alat melawan mereka ? Massa ? pngetahuan ? atau Hoak doang ? 

    • Siap, Ayo dunk mbak eni, mari gabung bersama kami melawan para penindas buruh !!! mari merapat (bisa hubungi nomer diaatas)

  3. Ah Buruh Mah sok teu, OMDO alias Omong doang, paling karena belum punya kekuasaan. coba kalo dah di pemerintahan paling juga diem 😛 dita adalah contoh kongkrit buruh yang ngak tau diri

  4. Muhamad saw…bentuk pelecehan, anjing lu pake nama sembarangan, hati hati pilih org buruh banyak disusupi PKI

  5. Dan hasil pilkada sesuai dengan Judul artikel.
    pemenangnya Ahmed Zaki Iskandar (putera dari Bupati Sebelumnya).
    mirip Raja khan, kekuasaaan dari Ayah turun ke Anak… hehehehe

LEAVE A REPLY