WACANA

MEA Peluang dan Ancaman bagi Rakyat Pekerja

Beberapa hari yang lalu kalangan gerakan buruh di dunia melakukan peringatan May Day (hari Buruh Internasional). Begitupun gerakan buruh di Indonesia yang diperingati oleh mayoritas serikat buruh/pekerja dari berbagai konfederasi dan federasi. Makna May Day yang merupakan sumbangan perjuangan gerakan buruh atas peradaban manusia khususnya dalam hal kerja. Pembatasan 8 jam kerja sehari, 8 jam istirahat dan…

Baca selengkapnya →
Ditampilkan 09/05/2015 |

Kronologi Aksi Pendudukan Pekerja PT HIP CCM di Buol

Ini adalah kronologi perjuangan pekerja PT Hardaya Inti Plantations (HIP) yang merupakan anak perusahaan Central Cipta Murdaya (CCM), dalam menuntut hak-haknya yang terampas oleh kuasa oligarki di Tanah Pogogul, Buol. Perjuangan para buruh PT HIP CCM ini dimulai sejak Maret 2015 dan berujung pada aksi pendudukan kantor dan pabrik PT HIP CCM oleh pekerja di bulan April 2015. Mereka pun mengalami berbagai tindak represi.

Baca selengkapnya →
Ditampilkan 05/05/2015 |

Bangun Kekuatan Politik Alternatif Rakyat Pekerja!

May Day lahir dari berbagai rentetan perjuangan kelas pekerja untuk meraih kendali ekonomi politik atas hak-haknya. Jam kerja yang panjang, minimnya upah, serta buruknya kondisi kerja telah melahirkan perlawanan dari kaum buruh di dunia. Awalnya, pada tanggal 1 Mei 1886, sekitar 400.000 buruh di Amerika Serikat menggelar demonstrasi untuk menuntut pengurangan jam kerja mereka menjadi 8 jam sehari.

Baca selengkapnya →
Ditampilkan 03/05/2015 |

Sejarah Pasang Surut HET BBM dan Cara Menghitung HET BBM dengan Benar

Joko Widodo (Jokowi) dilantik menjadi Presiden Republik Indonesia (RI) ke- 7 pada Senin, 20 Oktober 2014 lalu. Dalam kurun waktu lima bulan semenjak Jokowi resmi menjadi Presiden RI ke- 7, yaitu Oktober 2014 hingga Maret 2015, penulis mencatat Jokowi telah dua kali menaikkan dan menurunkan Harga Eceran Tertinggi (HET) Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis Premium…

Baca selengkapnya →
Ditampilkan 13/04/2015 |

Oligarki vs Civil Society

Prasyarat demokrasi adalah hubungan antara demos (warga negara) yang dinyatakan secara resmi dengan bagaimana rakyat mengidentifikasikan diri dalam urusan-urusan publik. Demokrasi itu sendiri menurut David Beetham, seorang filsuf politik, pada awalnya adalah “warga”. Pengertian warga disini ialah demos yang paham bahwa mereka memiliki hak hingga kemudian dapat menuntut dan turut serta dalam pembuatan kebijakan untuk kesejahteraannya.

Baca selengkapnya →
Ditampilkan 20/03/2015 |
Tulisan lainnya di Wacana →

POSISI KAMI

Pembangunan Partai Politik Elektoral Sebagai Keharusan!

Pembangunan partai politik elektoral yang berasal dari gerakan buruh menjadi isu sentral dalam peringatan Hari Buruh Sedunia (May Day) 2015 lalu. Hampir seluruh organisasi-organisasi buruh menyuarakan perlunya kaum pekerja memiliki partai politik sendiri, sebagai saluran politik, yang menjadi alat perjuangan politik kelas. Hal ini didasari situasi nasional yang berkembang saat ini, mengingat manuver partai-partai…

Baca selengkapnya →
Ditampilkan 14/05/2015 |

Penuhi Perlindungan Sosial Bagi Nelayan Indonesia

Tanggal 26 Februari 2015, sekira7.000 nelayan dari Indramayu, Pati, Tegal, Brebes, Probolinggo, Rembang, Batang, Cirebon dan Pandeglang akan menggelar aksi damai di depan kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) serta Istana Negara di Jakarta. Ribuan massa nelayan yang tergabung dalam Front Nelayan Bersatu tersebut mendesak Menteri Kelautan dan Perikanan untuk mencabut berbagai kebijakan yang merugikan…

Baca selengkapnya →
Ditampilkan 25/02/2015 |

Ricuh Antara Oligarki Politik, Rakyat Hanya Menjadi Penonton

Pada 23 Januari 2015, rakyat Indonesia dikejutkan dengan penangkapan Bambang Widjojanto oleh pihak kepolisian. Tuduhan yang dikenakan kepada Bambang Widjojanto adalah mengarahkan saksi untuk memberikan kesaksian palsu dalam sengketa Pilkada Kotawaringin Barat di Mahkamah Konstitusi pada 2010 lalu. Bambang Widjojanto pun akhirnya ditetapkan sebagai tersangka oleh kepolisian. Penangkapan tersebut disinyalir merupakan kelanjutan dari penetapan…

Baca selengkapnya →
Ditampilkan 24/01/2015 |

Tolak Kenaikan Harga BBM, Lawan Kebijakan Neoliberal!

Pada tanggal 18 November 2014, presiden Joko Widodo (Jokowi) secata resmi mengumumkan kenaikan harga BBM sebesar Rp 2.000,- untuk jenis Premium dan Solar. Harga Premium naik dari Rp 6.500,- menjadi Rp 8.500,- dan solar dari Rp 5.500,- menjadi Rp 7.500,-. Seperti kenaikan-kenaikan sebelumnya, kenaikan harga BBM oleh pemerintahan Jokowi-JK ini juga dilatarbelakangi soa beban subsidi yang sudah terlalu besar dan dianggap sangat memberatkan.

Baca selengkapnya →
Ditampilkan 19/11/2014 |

Tolak UU Pemilihan Kepala Daerah! Demokrasi Semakin Dikebiri Oligaki Politik!

Sekali lagi rakyat dipertontonkan sebuah permainan politik oleh partai-partai politik borjuis di Indonesia, ketika DPR mengesahkan UU Pemilihan Kepala Daerah (UU Pilkada) tanggal 25 September 2014. Ketika jutaan mata rakyat mengamati proses pengesahan RUU Pilkada menjadi UU, para elit politik sibuk memenangkan kepentingannya masing-masing. Manuver Partai Demokrat yang melakukan “walk out” kemudian memenangkan…

Baca selengkapnya →
Ditampilkan 29/09/2014 |
Tulisan lainnya di Posisi Kami →